Langsung ke konten utama

Tenang Diusia Jelita

Kuingin Bercerita Episode 10

TENANG DI USIA JELITA

Oleh : Selpi Keswita

Usia menjelang 50 tahun, ini bukan lagi tentang ingin mengulang waktu, __tapi memberikan makna pada waktu yang tersisa. Aku berhenti membandingkan diri dengan orang lain. Di usia ini, aku sadar setiap orang punya jalannya sendiri.

Dulu, mungkin aku merasa tertinggal karena teman sudah punya jabatan ini dan itu. Tapi sekarang, aku lebih memilih bersyukur dengan apa yang aku miliki dan nenikmati hidup tanpa tekanan.

Iya. Aku mengurangi ambisi yang melelahkan. Bukan berarti aku berhenti berkembang, tapi aku lebih memilih yang membuat hati ini damai.

Dulu, aku ingin semua targetku tercapai sekaligus. Hehehe. Tapi sekarang, cukup fokus pada pekerjaanku yang stabil dan aku punya waktu untuk keluargaku. Aku menikmati hal-hal sederhana..., kebahagiaanku tidak lagi datang dari hal-hal besar. Justru kebahagiaan itu malah datang dari hal-hal kecil. Menikmati kopi pagi misanya. Aku bisa ngobrol santai dengan pasangan..., atau duduk tenang tanpa gangguan. Ini terasa sangat berharga.

Aku belajar melepaskan hal yang tidak bisa aku kontrol. Semakin dewasa, aku jadi semakin paham, __bahwa tidak semua  hal harus kupaksakan. Aku tidak lagi memaksakan hubungan yang toxic..., dan aku juga ga terlalu memikirkan penilaian orang lain. Lebih dekat dengan diri sendiri dan rasa syukur.

Benar rupanya, ketenangan datang saat aku berdamai dengan diri sendiri. Aku sejak dulu rutin refleksi diri, bersyukur setiap malam, dan menerima masa lalu tanpa penyesalan berlebihan.

Di usia menjelang 50 tahun itu, __hidup bukan lagi tentang siapa yang paling cepat atau siapa yang paling tinggi. Tapi tentang siapa yang paling bisa menikmati perjalanan ini dengan hati tenang.

Yups. Ketenangan itu bukan datang dari luar, tapi dari cara kita memandang hidup.

KS, Kuansing, __24 Juni 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

💕Dapur MBG Jadi Pusat Harapan Baru💕

https://youtube.com/shorts/FjxIf_8FfZA?si=RpcJEhIJ44AC_rbl 💕Dapur MBG Jadi Pusat Harapan Baru💕 (Kuingin Bercerita Episode 4) Ribuan kisah tumbuh dari Dapur-Dapur Makan Bergizi Gratis. Di balik program Makan Bergizi Gratis, ada 1.6 juta kisah baru tentang kerja, harapan, dan kehidupan yang tersambung sejak awal 2025. Sejak resmi bergulir awal Januari 2025, program besutan Badan Gizi Nasional ini telah membuka jalan penghidupan bagi 1,6jt orang bahkan lebih dari berbagai latar belakang. Iya, lebih dari 1,6jt orang yang hidupnya tersambung dari Program MBG.  Mari kita hitung bersama! Dalam setiap unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tak hanya makanan yang disiapkan, __tapi juga nasib-nasib yang kembali bertunas. Bayangkan! Satu dapur SPPG saja bisa serap relawan sebanyak 47 orang. Tak sedikit yang sebelumnya merupakan pengangguran pasca pandemi, kini memegang peran vital di dapur komunitas. Dari 32rb dapur SPPG, ditempatkan BGN 3 orang tenaga kerja. Mereka adalah Ka SPPG, Ah...

Pejuang Mimpi Episode 1 💕Titip Rindu Buat Ayah💕

https://youtu.be/wQ_qvgawe3E?si=33-Cb5-OajQ0eXfP https://youtu.be/Cl-GmAyMHIA?si=3PTqoM1mCs4JfDkQ https://youtu.be/ohF1kc5u9LE?si=GdqABS7LxAD3lNIl https://youtu.be/htn1vRetWOY?si=J_Y9KtZQVfpJi6r- https://youtu.be/vt1mgrOqGNg?si=ysd8a4aM1EM6Ols0 Pejuang Mimpi Episode 1 💕Titip Rindu Buat Ayah💕 Seorang ayah berkata kepada anaknya : "KS, setiap mimpi besar yang kita miliki akan dipecah menjadi rencana-rencana kecil. Dengan begitu, kita bisa fokus melakukan dari hal-hal kecil yang ditargetkan, dan tidak terpaku agar mimpi tersebut tidak terlihat susah digapai. Rencana kecil yang dilakukan setiap harinya, membuat mimpi besar yang ada, akan terasa lebih mudah digapai. Selain itu, kita juga bisa produktif setiap harinya karena semua sudah terencana dengan baik." "Jika kita tidak mau belajar, maka tidak akan pandai dan sudah dipastikan bodoh. Jika kita tidak mau mencoba, maka selamanya tidak akan bisa apa-apa. Jika kita tidak berjuang atas apa yang di inginkan, maka selamanya t...

Menunjukkan Cinta Lewat Hal Kecil

            Kuingin Bercerita Episode 11  https://youtube.com/shorts/5ZnpFcyeVkc?si=KPljjcnLwpEqttZ9 Menunjukkan Cinta Lewat Hal Kecil Oleh: Selpi Keswita "Maaf, aku tidak pandai menghilangkan rasa yang pernah ada . Tetap saja rindu. Tak bisa kulawan sunyi ini. Biarlah ia tumbuh menjadi rimbun di hatiku. Sampai kau sadar bahwa mencintai tidak selalu berarti memiliki. Ini tentang keberanian untuk tetap menyimpan api, di tengah badai yang sudah lama memadamkan janji". "Aku tak pandai menghilangkan rasa yang pernah ada. Meski langkahmu tak lagi menujuku, tetap saja rindu. Wangi tubuhmu tak kan luruh ditelan waktu. Tak perlu kau paksa jemarimu untuk melepas, jika hanya dengan mengingatku, __napasmu kembali waras". "Aku memang tak pandai menghilangkan rasa yang pernah ada. Tetap saja rindu, sebab hanya itu satu-satunya cara, __menjaga ia tetap hidup dalam doa-doa yang rahasia. Biarlah rindu itu menusuk, hingga kau terbiasa dengan perih yang mem...